Rabu, 18 Maret 2015

Bible Study of the Tabernacle (June 10 - June 21, 2014)


Tuesday, June 10, 2014
God wants the Church of God to pursue spiritual treasures, not worldly ones. Use God’s blessings to support the spiritual matters, so spiritual blessings become our goal. Shepherd brings the sheep to the mountain of God. After God says "I am who I am" (God is in our midst), God speaks the word. Word is accompanied by power (1 Power to expel Satan, 2 There is healing, 3 The ones who do not want to accept the word will die, the one who wants to receive the word will be alive, 4. God used Peter who was only a fisherman to convey the word). God puts the word in our mouths so that we become blessings for others. Though we are sinners, if we want to be corrected through the word of God, God wants to use us. Samaritan woman was sinful, but she could win the whole town (John 4: 7-40). People who are able to work and support themselves often had felt enough and felt no need of God. Give your life to God! Support Philadelphia (brotherly love)! We must be willing to be reprimanded by God so that we survive. He knows all of our deeds, not to punish us, but to make us turn back and repent. There is joy in serving the Lord. Being torn to pieces = become the target of the word (Hosea 6: 1-2). God is the lion of Judah. The word reprimands us so that our hearts shatter asunder. God is able to heal us. God wants to use all of us. His Word is alive (Revelation 1: 17-18). Never be afraid, we have Jesus who is alive. If we know Jesus who is alive, we shall also be alive (John 14:19).

Saturday, June 14, 2014
The rod that was brought by Moses was shepherd’s rod/ rod of God (Exodus 4: 1-4, 20). Sheep will experience miracles if they respect their shepherd. Shepherd must graze patiently. If the rod is removed, there will be dangerous, because it will be a snake and it will bite. If we want to be grazed, we can be good.
Distribution of Exodus 4: 18-31about Moses when he returned to Egypt:
1 Exodus 4: 18-23
à Moses asked for permission to Jethro to turn back to Egypt (Moses respected parents)
2 Exodus 4: 24-26
à God will kill Moses because his sons have not been circumcised (God corrected Moses’ marriage)
3 Exodus 4: 27-31 Moses met Aaron and the Israelites (Moses had reconciliation with Aaron/ brotherly love)
Respect physical parents and spiritual parents! When Moses wanted to go to Egypt, he asked for permission to Jethro, his father-in-law (not only notification). Honor your father and your mother so that you may live long. Many people will rebel to parents (2 Timothy 3: 1-2). Our enemy is the devil. The devil makes us do not respect our parents. Parents are a source of blessing for their children (Ephesians 6: 1-3). Parents are the place to ask. The sheep that is empty of word is impressionable/easily influenced. Blessing for those who want to honor their parents = happy and long life.

Tuesday, June 17, 2014
We have to respect the physical and spiritual parents.
Distribution of Exodus 4: 18-23:
1 Moses respected Jethro, his father-in-law (Exodus 4: 18-19)
2 Moses took his sons (Exodus 4: 20-21)
3 Israel is My son, My firstborn (Exodus 4: 22-23)
God commanded Moses to go to Egypt to meet Aaron and Israelites so that he ought to ask for permission to Jethro, his father-in-law (Moses honored his father-in-law). If parents are attached to the vine, the vine will drain the water, so that there is fruit of marriage. Spiritual children who are legitimate in the presence of God is the ones who truly experience the sign of the new birth (1 Corinthians 4: 14-17). Be imitators of me (the apostle Paul as the shepherd) as I am of Christ (1 Corinthians 11: 1). Faithful: has a firm stance in PMA (Biblical Bridegroom Teaching). Accept the teaching from the parent who gave birth to us so that we are in one teaching and one Spirit! Galatians valued the word as the word of God, so that they experienced the sign of the new birth (Galatians 4: 13-20, 1 Thessalonians 2: 13). Even the Galatians were willing to sacrifice their limbs to the Apostle Paul. My body belongs to God; all of my belongings belong to God. Give your life to Jesus the Bridegroom of Heaven! If we let the digression, we will be the hard-hearted.

Saturday, June 21, 2014
The one who wants to take Moses’ life is dead, meaning that Moses was defended by God. Do not be tied to the world. Come out of Egypt to worship, to build the Tabernacle. Bride of God must be given victory. Moses' rod àrod of God  à rod of miracle / power à Shepherd's Rod. Shepherd preaches the words accompanied by power. Shepherd’s praying is accompanied by power. If the word is accompanied by a miracle, it is God’s will. Grazing is not triffling. We are loss if we are far from the shepherd. Sheep are counted by God. God counts our misery.
Moses returned to Egypt carrying a shepherd's rod to bring the Israelites out of Egypt to worship God. God is preparing us to be used by God. God calls us personally to take responsibility in the construction of the Tabernacle. We must be sensitive to the Lord's call. We contemplate what we have heard together.
Do not despair if we are disciplined by the Lord (Hebrews 12: 5-11). God teaches us in the pasture. We often fear when God wants to use us, we doubt if we could. Facing the days ahead, what we have is the word of PMA (Biblical Bridegroom Teaching), by our desire to be grazed. Moses gave names for his children based on the experiences of his life (Exodus 18: 3-4). Gershom: "I have become a stranger in a foreign land." Eliezer: "The God of my father was my help and delivered me from the sword of Pharaoh." In this world, we are only immigrants and emigrants spiritually. If we experience a new birth, we will feel strange in this world. God loves us not because of our numbers, but because we want to stand firm in the PMA. PMA is the property of God given to us.

Pendalaman Alkitab tentang Tabernakel 10 Juni 2014 - 21 Juni 2014


Selasa, 10 Juni 2014
Tuhan mau Gereja Tuhan mengejar harta rohani, bukan mengejar harta duniawi. Gunakan berkat Tuhan untuk mendukung yang rohani, sehingga berkat rohanilah yang menjadi tujuan kita. Gembala membawa domba-domba ke gunung Allah. Setelah Tuhan mengatakan ”Aku ada yang Aku ada”(Tuhan ada di tengah-tengah kita), Tuhan menyampaikan firman. Firman disertai dengan kuasa (1. Kuasa mengusir setan, 2. Ada kesembuhan, 3. Yang tidak mau terima firman akan mati, yang mau terima firman, hidup, 4. Tuhan pakai Petrus yang hanya nelayan untuk sampaikan firman). Tuhan taruh firman pada mulut kita supaya kita menjadi berkat untuk yang lain. Meskipun kita orang berdosa, kalau kita mau dikoreksi Tuhan melalui firman, Tuhan mau pakai kita. Perempuan Samaria berdosa, tetapi sanggup memenangkan seluruh kota (Yoh 4: 7-40). Orang yang sudah bisa kerja dan menghidupi dirinya seringkali sudah merasa cukup dan merasa tidak butuh Tuhan. Berikan hidupmu untuk Tuhan! Galang Filadelfia (kasih persaudaraan)! Kita harus mau ditegor oleh Tuhan supaya kita selamat. Ia tahu segala perbuatan kita, bukan untuk menghukum kita, tetapi supaya kita berbalik dan bertobat. Ada sukacita saat melayani Tuhan. Diterkam = menjadi sasaran firman (Hosea 6:1-2). Tuhan adalah singa Yehuda. Firman menegor kita supaya hati hancur. Tuhan sanggup memberikan kesembuhan. Tuhan mau pakai kita sekalian. FirmanNya hidup (Wahyu 1: 17-18). Jangan takut, kita punya Yesus yang hidup. Kalau kita kenal Yesus yang hidup, kitapun akan hidup (Yoh 14:19).

Sabtu, 14 Juni 2014
Tongkat yang dibawa Musa ialah tongkat gembala/tongkat Allah (Keluaran 4: 1-4, 20). Domba akan mengalami mujizat kalau menghargai gembala. Gembala harus menggembalakan dengan sabar. Kalau tongkat gembala dilepas, bahaya, karena akan menjadi ular dan dapat memagut. Kalau kita mau digembalakan, kita bisa menjadi baik.
Pembagian Keluaran 4: 18-31tentang Musa saat kembali ke Mesir:
1. Keluaran 4: 18-23à Musa pamit kepada Yitro (Musa menghormati orang tua)
2. Keluaran 4: 24-26à Tuhan akan membunuh Musa sebab anaknya belum disunat (nikah Musa dikoreksi Tuhan)
3. Keluaran 4: 27-31à Musa bertemu dengan Harun dan Bangsa Israel (Musa ada pendamaian/ kasih persaudaraan)
Hargai orang tua jasmani dan rohani! Musa saat hendak pergi ke Mesir, minta izin kepada Yitro, mertuanya (bukan hanya pemberitahuan). Hormatilah ayahmu dan ibumu supaya lanjut umurmu. Banyak orang akan memberontak kepada orang tua (2 Timotius 3: 1-2). Musuh kita adalah iblis. Iblis membuat kita tidak hormat pada orang tua. Orang tua adalah sumber berkat bagi anak-anak (Efesus 6: 1-3). Orang tua adalah tempat untuk bertanya. Domba yang kosong firman mudah dipengaruhi. Berkat bagi yang mau menghormati orang tua = berbahagia dan panjang umur.

Selasa, 17 Juni 2014
Kita harus menghormati orang tua jasmani dan rohani.
Pembagian Keluaran 4: 18-23:
1. Musa hormat pada Yitro, mertuanya (Kel 4: 18-19)
2. Musa mengajak anak-anaknya lelaki (Kel 4: 20-21)
3. Israel ialah anak-Ku, anak-Ku yang sulung (Kel 4: 22-23)
Musa diperintahkan Tuhan ke Mesir untuk bertemu Harun dan Bangsa Israel sehingga harus minta izin pada Yitro, mertuanya (Musa menghormati mertuanya). Orang tua kalau melekat pada pokok, maka pokok akan mengalirkan air, sehingga ada buah nikah. Anak rohani yang sah di hadapan Tuhan ialah yang betul-betul alami tanda kelahiran baru (1 Korintus 4:14-17). Ikutilah teladanku (Rasul Paulus sebagai gembala) yaitu menjadi pengikut Kristus (1 Korintus 11:1). Setia: memiliki pendirian yang teguh dalam PMA (Pengajaran Mempelai Alkitabiah). Terimalah pengajaran dari orang tua yang melahirkan kita sehingga kita satu pengajaran dan satu Roh! Jemaat Galatia menghargai firman sebagai perkataan Allah, sehingga mengalami tanda kelahiran baru (Galatia 4: 13-20, 1 Tesalonika 2: 13). Bahkan jemaat Galatia rela mengorbankan anggota tubuh untuk Rasul Paulus. Tubuhku adalah milik Allah, segal kepunyaanku adalah milik Allah. Relakan hidupmu untuk Yesus Mempelai Pria Sorga! Kalau kesesatan dibiarkan, akan sampai pada keras hati.

Sabtu, 21 Juni 2014
Yang mau mencabut nyawa Musa telah mati, artinya Musa dibela oleh Tuhan. Jangan terikat dengan dunia. Keluarlah dari Mesir untuk beribadah, untuk membangun Tabernakel. Mempelai Perempuan Tuhan pasti diberi kemenangan. Tongkat Musa à Tongkat Allah à Tongkat mujizat/kuasa à Tongkat Gembala. Gembala menyampaikan firman disertai dengan kuasa. Doa gembala disertai dengan kuasa. Kalau dalam firman disertai dengan mujizat, itu mau Tuhan. Penggembalaan tidak main-main. Kita rugi kalau jauh dari gembala. Domba-domba dihitung oleh Tuhan. Tuhan hitung sengsara kita.
Musa kembali ke Mesir membawa tongkat gembala untuk membawa bangsa Israel keluar dari Mesir untuk datang beribadah pada Allah. Tuhan persiapkan kita untuk dipakai oleh Tuhan. Tuhan panggil kita secara pribadi untuk ambil tanggung jawab dalam pembangunan Tabernakel. Kita harus peka terhadap panggilan Tuhan. Apa yang sudah kita dengar, kita gumuli bersama.
Jangan putus asa kalau kita dididik oleh Tuhan (Ibr 12: 5-11). Tuhan mendidik kita dalam penggembalaan. Sering kita takut saat Tuhan mau pakai, kita ragu apakah kita bisa. Menghadapi hari-hari ke depan, bekal kita adalah firman PMA, dengan kita mau digembalakan. Musa memberi nama anak-anaknya berdasarkan pengalaman hidupnya (Kel 18:3-4). Gersom: “Aku telah menjadi seorang di negeri asing.” Eliezer: “Allah Bapaku adalah penolongku dan telah menyelamatkan aku dari pedang Firaun.” Kita di dunia hanya pendatang dan perantau secara rohani. Kalau kita mengalami kelahiran baru, kita akan merasa asing di bumi. Tuhan mengasihi kita bukan karena jumlah kita banyak, tetapi karena kita mau berdiri teguh dalam PMA. PMA adalah milik Tuhan yang diberikan kepada kita.

Senin, 02 Maret 2015

Kesaksian PMA yang telah memberiku sukacita

Terima kasih kepada Tuhan Yesus Mempelai Pria Sorga atas berkat yang telah Ia berikan kepada keluarga kami sehingga kami mendapatkan kebahagiaan, kesejahteraan, serta kesehatan selalu. Meski kami tidak hidup berkelimpahan secara materi, tetapi Ia selalu mencukupkan kebutuhan hidup kami. Bahkan kami mendapat kesempatan untuk beribadah sekeluarga dalam penggembalaan dan gerak firman Pengajaran Mempelai Alkitabiah. FirmanNya telah nyata bagi hidup kami. Firman telah mengubahkan cara berpikir kami yang duniawi dan mengarahkan pandangan kami kepada perkara rohani.
Untuk diriku pribadi, Tuhan Yesus Mempelai Pria Sorga telah menanggung kelemahanku. Ia telah memberiku kekuatan dan kemerdekaan sehingga aku tak perlu takut lagi menghadapi hari esokku. Kurindu untuk dapat melayaniNya dengan sepenuh hatiku karena Ia telah melengkapiku untuk segala pekerjaan pelayanan untuk pembangunan Tubuh Kristus, Sidang Mempelai Perempuan Nya. Amin.

Minggu, 02 November 2014

Segala Perkara Dapat Kutanggung

Adalah kasih karunia
Bila ku mendrita karena Kristus
Sbagai domba sembelihan
Namun Dia Memplai Pria bri kemnangan

Sgala perkara dapat kutanggung
Sbab kekuatan yang melimpah itu
Bukan berasal dari diriku
Kristus Kepala briku kemenangan

It is His love and His grant
If I'm in suffering because of Christ
As a slaughtered sheep
But He, The Bridegroom gives us victory

I can bear every matter
Because that abundant strength
Is not from me myself
Christ as The Head gives me victory

Kamis, 31 Juli 2014

KESAKSIAN KKR SOLO JUNI 2014


Terima kasih Tuhan Yesus Kristus Mempelai Pria Sorga yang telah memberkati KKR PMA (Pengajaran Mempelai Alkitabiah) yang diselenggarakan di Solo pada tanggal 25-26 Juni 2014 ini dengan dua kali kebaktian. Kami merasakan limpahan berkat firman PMA melalui tema “Hendaklah kamu juga siap sedia” yang diambil dari Matius 24:44.
Kita anak-anak manusia telah hidup menyeleweng dan bejat (Mazmur 14: 1-3). Namun Anak Manusia yang berasal dari Sorga (Tuhan Yesus Mempelai Pria Sorga) mau  menyarahkan  nyawaNya sampai mati untuk anak-anak manusia yang berasal dari tanah. Anak Manusia sekarang sudah pulang kembali ke rumah Bapa di Sorga. Namun Ia akan datang kembali dalam kemuliaan sebagai Mempelai Pria Sorgawi untuk mengangkat kita yang telah siap sedia untuk menjadi Mempelai Nya.
Hanya ada dua pilihan, masuk kota Yerusalem Baru, kota mempelai sebagai Mempelai Perempuan Tuhan atau masuk Babel sebagai mempelai iblis. Maka kita harus bersiap sedia untuk menjadi Mempelai Perempuan Tuhan. Matius 25: 1-13 Dosa makin bertambah, dunia ini makin gelap, menunjukkan bahwa kita telah berada pada tengah malam/akhir zaman dimana Tuhan akan segera datang. Tidak perlu tahu kapan Tuhan datang, yang penting kita bersiap sedia. Di tengah kegelapan, kita perlu pelita yang menyala. 10 gadis menunjukkan gereja Tuhan yang tahu Yesus datang sebagai Mempelai Pria. Tuhan sebenarnya memilih 12 orang, namun ada 2 yang tidak menerima Yesus sebagai Mempelai.
Hari-hari kita sudah sangat singkat. Jangan kita menjadi lemah dan putus asa karena beban hidup. Mempelai Tuhan harus tetap semangat. Yang menang bersama-sama dengan Mempelai Pria ialah Mempelai PerempuanNya. Terpanggil halaman Tabernakel (pertobatan), terpilih ruang suci ( setia 3 ibadah pokok, doa/penyembahan, melayani), setia ruang maha suci (menjadi Mempelai Tuhan). Untuk masuk ruang maha suci harus melalui pintu tirai (perobekan daging). Seringkali kesetiaan gagal saat harus mengalami perobekan daging.
5 gadis bodoh: dipanggil, dipilih, tetapi tidak setia.
5 gadis pandai: dipanggil, dipilih, dan setia
Kita harus mempersiapkan diri, harus mau terima PMA (Pengajaran Mempelai Alkitabiah), supaya menjadi mempelai Tuhan dan masuk ruang maha suci.
Bulan menjadi darah: Dipanggil, oleh korban Yesus
12 bintang: Dipilih (12 adalah angka pilihan Tuhan)
Matahari: Setia ( Matahari ialah lambang Allah yang setia)
Biarlah kita menjadi seperti lima gadis yang pandai yang dipanggil, dipilih, dan setia sehingga layak untuk masuk perjamuan kawin Anak Domba, menjadi Mempelai Perempuan Tuhan. Amin.

Kamis, 03 Juli 2014

Pendalaman Alkitab tentang Tabernakel 29 April -6 Juni 2014


XI. Selasa, 29 April 2014
Musa mendapat dua tantangan (Kel 3: 2-14):
-          Dari luar: Musa harus menghadapi Firaun. Kel 4:19à Kita harus yakin bahwa Tuhan menyertai kita. Mempelai Tuhan diberi kemenangan menghadapi orang yang memusuhi.
-          Dari dalam: Apakah Musa diterima oleh orang Israel? à Untuk ditolong Tuhan secara permanen, kita harus menghargai orang yang diutus Tuhan  untuk menyampaikan firman.
AKU: Nama Tuhan. Kita harus menyangkal diri dan tidak mempertahankan keakuan kita (Yes 14: 12-15). Jangan turuti kehendak sendiri, karena kita tidak tahu hari besok (Yak 4: 13-17). Jangan kita sombong. Biarlah Mempelai Perempuan Tuhan menuruti kehendak Kristus sebagai Kepala. Utamakan ibadah! Dalam gereja jangan ada kesombongan, harus ada filadelfia/kasih persaudaraan (Luk 18: 11-12).
Kel 3: 14 à AKU adalah AKU: Ehyeh Asyer Ehyeh: Apabila Allah sendiri yang menyatakan diriNya memakai bentuk Ehyeh (Aku ada), tetapi kalau umat Allah mengatakan tentang Allah, akan memakai kata ganti ketiga yaitu YHWH (Dia ada). Bentuk YHWH berkaitan dengan kemahahadiran Allah baik dulu, sekarang, maupun yang akan datang.
-          HAYAH = Dia telah ada (He was)
-          HOWEH = Dia ada (He is) - present
-          YIHYEH = Dia akan ada (He will be) – future
Allah berkaitan dengan kemahahadiran. Allah yang ada adalah Yesus yang mati dan bangkit (Wahyu 1: 4-5,8, 17-18). Yesus yang mati dan bangkit ialah Alfa dan Omega, yang awal dan yang akhir. Yesus menjadi kecil seperti Iota. Yang mengutus Musa/kita ialah Yesus sebagai Kepala, Mempelai Pria Sorga. Pada Nya ada YIHYEH, ada Omega, ada hari esok.

XII. Selasa, 6 Mei 2014
Di Midian, Musa  menggembalakan kambing domba Yitro. Musa ada kemiripan dengan Daud yang juga diambil dari antara kambing domba. Kita harus mau digembalakan (menurut, siap dituntun, tidak berjalan menurut maunya sendiri), sehingga kita dipakai oleh Tuhan. Kalau kita mau digembalakan, hidup kita dijamin oleh Tuhan. Ada pembelaan dan pemeliharaan secara rohani. Allah membenarkan kita dari Iblis yang mendakwa.
Luk 7: 44 àPelayanan yang tidak sesuai dengan kehendak Tuhan tidak berkenan di hadapan Tuhan. Simon kurang mengasihi Tuhan. Pelayanan Simon tidak ada tanda filadelfia/ kasih persaudaraan. Perempuan berdosa malah lebih banyak berbuat kasih dan dengar-dengaran kepada firman. Firman adalah kebenaran. Kalau kita menurut firman, firman akan membenarkan dan menguduskan kita. Persembahan yang berbau harum = persembahan yang berkenan kepada Tuhan. Kalau dosa kita diampuni oleh Tuhan, kita bisa mengerjakan pelayanan dan pengorbanan tepat seperti kehendak Tuhan. Pengelihatan Musa di gunung Horeb berupa semak yang menyala tetapi tidak terbakar  berarti kalau Tuhan ada di tengah-tengah kita, oleh kuasa Roh Kudus, firman dibukakan rahasianya, sehingga semuanya jelas. Kalau kita mau sungguh-sungguh, rohani kita dibangkitkan oleh Tuhan, sehingga saat firman diberitakan, hati kita berkobar-kobar. Untuk dipakai oleh Tuhan, kita harus tetap semangat PMA. YHWH à Alfa dan Omega, Kristus Mempelai Pria Sorga (Wahyu 22: 12-13, 16-17). Yakinlah, PMA ada kuasa mencipta dari yang tidak ada menjadi ada. Kuasa Nya tetap sama (Ibr 13: 5b-6, 8, Yohanes 1:1-3). “ Tiada suatu apapun yang mustahil untukMu!” (Yer 32: 17, 26-27). Kita harus ada tanda ciptaan baru oleh firman yang memperbaharui kita (2 Kor 5: 16-17).
Tanda sunat: tanda ciptaan baru(Gal 6: 15, Kej 17: 10). Kalau kita ada tanda ciptaan baru, maka kita mendapat kuasa yang sanggup mengatasi kemustahilan. Ia yang menjadikan langit dan bumi, Ia juga yang sanggup menolong kita. Pertolonganku dari Tuhan (Mzm 121: 1-2).

XIII. Selasa, 13 Mei 2014
Kalau Tabernakel jadi, maka kemuliaan Allah turun pada Tabernakel (Ruang Mahasuci, pada Tabut Perjanjian). Yesus ialah Alfa dan Omega, Mempelai Pria Sorga. Ia maha hadir. Ia hadir di tengah-tengah kita.Kalau kita datang beribadah karena butuh firman, maka Tuhan hadir untuk melimpahkan firmanNya kepada kita.  Ia hadir untuk menerangkan firmanNya. Di saat kekeringan, ada ladang yang mendapat hujan firman pengajaran. Jangan kita keras hati sehingga kita malah kekeringan di tengah-tengah hujan firman. Kel 4: 1-17 à Musa memberitakan firman disertai dengan mujizat supaya bangsa Israel percaya bahwa Musa diutus Tuhan. Tuhan menanyakan apa yang dipegang oleh Musa. Tuhan mau pakai tangan kita. Tongkat yang dibawa Musa adalah tongkat gembala (Imamat 27: 32).
Ada 4 mujizat yang Tuhan berikan pada Musa (Kel 4:1-17, Mark 16:15-18):
1. Tongkat menjadi ular: mengusir setan dan memegang ular
2. Tangan kena kusta dan menjadi sembuh: tanda kesembuhan
3. Air menjadi darah: minum racun maut tetapi tidak menjadi celaka: melalui tanda kematian     diberi kehidupan
4. Tuhan meletakkan perkataan pada lidah Musa: berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru: lidah mulut bibir menjadi berkat
Tongkat menjadi ular
Ular dalam arti negatif = ajaran palsu
Tugas penggembalaan ada di tangan gembala. Kalau tidak, akan muncul ajaran palsu (ular). Ketika Musa menangkap ekornya, kembali menjadi tongkat. Musa harus memegang penggembalaan supaya jemaat tidak hancur oleh ajaran-ajaran palsu. Yang membantu pelayanan gembala harus satu pengajaran dan satu Roh. Hawa bertemu ular yang suka memutarbalikkan firman (menambah dan mengurangi firman) (Kej 3: 1-5).
Ular dalam arti positif = Cerdik seperti ular à berhikmat
Kel 7: 10-12, Mat 10: 6- Murid-murid Tuhan diutus bagai domba ditengah-tengah serigala yang mengancam penggembalaan. Cerdik seperti ular à berhikmat. Domba-domba harus ada pegangan firman supaya berhikmat. Yang dirusak oleh serigala adalah yang bodoh (mudah dicerai-beraikan). Kita harus mau digembalakan dalam PMA. Orang tua rohani menggembalakan jemaat dalam pengajaran (Yer 3: 15, Kis 20: 28-30). Jangan sombong kalau kita bisa mengusir setan. Kalau seseorang sombong, maka ia akan jatuh (Luk 10: 17-20). Kalau kita mau digembalakan, nama kita terdaftar di Sorga (Yoh 10: 3). Tuhan mau kita seorang demi seorang mengalami pembaharuan (Mazmur 87: 5-6). Ada sukacita Mempelai karena nama kita terdaftar di Sorga (Ibr 12: 22-23).

Jumat, 16 Mei 2014
Mzm 51: 9-15 àYang dipakai oleh Tuhan adalah yang mau dipersiapkan. Kalau kita tidak bisa mengerjakan yang kecil, bagaimana kita bisa mengerjakan hal yang besar? Jangan meremehkan pelayanan, karena Tuhan bisa pakai orang lain. Kel 3:1, Ibr 12: 18-23à Gunung Horeb /Gunung Allah/ Gunung Sinai/Sion/Yerusalem Baruà Mempelai Perempuan Tuhan yang berdandan untuk Suaminya. Penggembalaan Musa mengarah pada pembentukan sidang Mempelai Tuhan.
Ibadah kita harus punya tujuan. Kita digembalakan seperti domba yang terpelihara oleh makanan. Saat kita duduk dengar firman, kita diberi makan sampai kenyang untuk bisa menjalani hidup dengan kuat. Di gunung Horeb, Musa mendapat panggilan Tuhan untuk melayani. Firman diberitakan, ditandai dengan mujizat(Markus 16: 20). Kalau firman diberitakan, Allah turut bekerja bagi siapa yang mau menerima firman (Rm 8:28). Kalau kita dengar-dengaran pada suara panggilan Tuhan, kita terpanggil sesuai dengan rencana Allah dalam PMA. Ia turut bekerja dalam segala sesuatu yang kita kerjakan (Yes 26: 12). Orang yang tidak kebaktian tidak diberkati oleh Tuhan. Ikutilah rencana Tuhan. Rencana manusia jauh dari rencana Tuhan. Relakan dirimu diatur oleh Tuhan. Rancangan Tuhan yang setinggi langit akan sampai ke bumi melalui hujan dan salju/firman (Yes 55: 8-11). Jangan habiskan umur untuk perkara yang sia-sia (menuruti rencana manusia). Terimalah PMA, firman yang turun. Firman Pengajaran mengerjakan semuanya. PMA ada berkat sekarang dan berkat akan datang sampai menjadi Mempelai Perempuan Tuhan. Firman ada tanda keberhasilan. Musa diberi kesempatan menghargai penggembalaan. Sering kita lihat keadaan sekarang tampak gagal, tetapi kalau Allah turut bekerja mendatangkan kebaikan, maka ada kekuatan (Rm 8:26-27, 22, 2 Kor 4: 7, Yer 33: 6). Berdoa jugalah untuk gerak PMA(Pengajaran Mempelai Alkitabiah).


Jumat, 6 Juni 2014
Kejarlah harta rohani yaitu firman yang dibuka rahasianya. Kita berada pada Yobel yang terakhir (50 tahun terakhir) sehingga kita harus perhatikan PMA (Pengajaran Mempelai Alkitabiah) dan masuk dalam pelayanan pembangunan Tabernakel (Tubuh Kristus). Apa yang harus kita kerjakan ada pada firman Tuhan. Kalau domba-domba tidak dengar-dengaran pada suara gembala, maka pencuri datang untuk menjauhkan domba-domba dari firman. Kalau hati sudah tercuri, tubuhpun sangat mudah tinggalkan penggembalaan. Jangan sampai ada suara-suara asing yang menjauhkan kita dari penggembalaan sehingga tidak satu pengajaran dan satu Roh. Bangsa Israel tidak bisa bangun Tabernakel kalau tidak dikeluarkan dari Mesir. Harus ada Anak Domba Paskah yang disembelih supaya kita lepas dari dosa dan masuk dalam pembangunan Tabernakel, Sidang Mempelai Perempuan Tuhan. Allah sudah bekerja (Kel 2: 23, Kel 3: 6-12). Kel 4: 10-17 àSeringkali kita mau dipakai Tuhan, malah tawar menawar dengan Tuhan karena kita lebih memilih perkara-perkara lain. Jangan tawar menawar dengan Tuhan! Sekali PMA, tetap PMA!
1. Musa bertanya tentang siapa nama Tuhan (Kel 3: 13-14)
2. Tuhan menyampaikan firman (Kel 3: 15-22)
3. Firman disertai mujizat (Kel 4: 1-17)
Nama Tuhan: Aku ada yang Aku ada. Dimana ada firman disitu ada Allah (Yoh 1: 1,14). Dimana ada firman, disitu ada Allah. Firman dapat didengar, dilihat, dan diraba (1Yoh 1: 1-3). Kalau mau Allah ada, kita bisa membaca Alkitab. Bisa mengerti firman merupakan berkat yang besar. Hati yang keras seperti mata yang tertutup. Biarlah kita menaruh firman Nya di dalam hati kita. Kalau mata rohani seseorang tidak terbuka untuk firman, maka ia akan binasa. Kemurahan Tuhan kalau kita tertarik pada firman. Markus 16: 15-16 àDalam firman ada mujizat dan tanda ajaib. Firman Tuhan tidak pernah gagal. Kuasa firman tidak berubah dulu, sekarang, dan selamanya. Tuhan mau kita menjadi kesaksian dan menyaksikan firman. Kis 2: 12-16 à Kepenuhan Roh Kudus à Kelahiran Gereja Tuhan. Darah dan air à Kematian dan kebangkitan Tuhan. Roh Kudus turun supaya Gereja Tuhan hidup. Walau Petrus hanya nelayan, tetapi Tuhan memberikan firman pada lidah Petrus sehingga ia dapat menyampaikan firman yang menerangkan Tuhan Yesus sebagai Kepala, Mempelai Pria Sorga. Kita harus bangkit, jangan mati rohani, karena dosa kita sudah diampuni.